STANDARD POST WITH FEATURED PHOTO

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non.Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet..", comes from a line in section 1.10.32. The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from "de Finibus Bonorum et Malorum" by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Read More

TIPS MERAWAT COTTON INCH BERBAHAN KATUN

Hallo Cotton Inch lover! Hari ini kita akan coba mengulas bagaimana cara untuk merawat baju Cotton Inch kesayangan kita ya, berikut merupakan tips merawat cotton inch mu: 1. Tips Cara Merawat Baju Katun, Mencuci bahan baju jenis katun tentu berbeda dengan bahan jenis lainnya, jika anda terbiasa mencuci dengan tangan maka itu tidak akan menjadi masalah namun kebanyakan mencuci menggunakan mesin cuci, untuk menggunakan mesin cuci maka gunakanlah air hangat untuk jenis pakaian putih sementara untuk pakaina gelap gunakan air dingin, hal ini untuk menghindari baju bahan katunmenjadi pudar. 2. Tips Cara Merawat Baju Katun, Penanggulangan terhadap noda, untuk noda yang membandel atau tidak biasa yang menempel pada bahan baju katun maka kita yang pertama adalah menggunakan pembersih khusus untuk noda pakaian yang memebandel dan sulit dihilangkan, formula khusus yang cocok terhadap bahan baju katun akan membuat noda dalam baju hilang sehingga baju tetap berwarna cerah dan bagus. 3. Deterjen yang tepat, gunakanlah deterjen yang tepat untuk baju selain itu juga penggunaan pelembut akan membuat baju lebih terasa lembut dan indah serta terjaga kehalusan kainnya – Tips Cara Merawat Baju Katun 4. Mengeringkan, baju bahan katun memiliki proses pengeringan yang berbeda, bahan katun tidak cocok menggunakan mesin pengering baju karena akan membuat baju cepat rusak , gunakanlah pengeringan konvensional dengan cara dijemur matahari atau pun bisa digantung ditempat terlindungi, jika pun harus memakai mesin pengering baju maka gunakanlah mesin pengering baju dengan suhu yang rendah.

Read More

FLANNEL

Hallo guys! Today, we'll tell you about history of "flanel". check it now! Flannel is a soft woven fabric, of various fineness. Flannel was originally made from carded wool or worsted yarn, but is now often made from either wool, cotton, or synthetic fiber. The origin of the word is uncertain, but a Welsh origin has been suggested as fabric similar to flannel can be traced back to Wales, where it was well known as early as the 16th century. The French term flanelle was used in the late 17th century, and the German Flanell was used in the early 18th century. Flannel has been made since the 17th century, gradually replacing the older Welsh plains, some of which were finished as "cottons" or friezes, which was the local textile product. In the 19th century, flannel was made particularly in towns such as Newtown, Montgomeryshire, Hay on Wye, and Llanidloes. The expansion of its production is closely associated with the spread of carding mills, which prepared the wool for spinning, this being the first aspect of the production of woollen cloth to be mechanised (apart from fulling). The marketing of these Welsh woollen clothes was largely controlled by the Drapers Company of Shrewsbury. At one time Welsh, Yorkshire, Lancashire and Irish flannels differed slightly in character due largely to the grade of raw wool used in the several localities, some being softer and finer than others. While nowadays, the colour of flannel is determined by dyes, originally this was achieved through mixing white, blue, brown and black wools in varying proportions. Lighter shades were achieved by bleaching with sulphur dioxide. Originally it was made of fine, short staple wool, but by the 20th century mixtures of silk and cotton had become common. It was at this time that flannel trousers became popular in sports, especially cricket, in which it was used extensively until the late 1970s. The use of flannel plaid shirts was at peak in the 1990s with popular grunge bands like Nirvana and Pearl Jam using them as one of the trademarks of their shaggy look. However, few of the mass-produced plaid shirts available at the time were actually made out of flannel. The association between flannel and plaid has led to the incorrect use of flannel as a synonym for plaid.

Read More

OFFICE LOOK

Hallo Cotton Inch Lovers, Hari ini kita akan mengulas apa itu OFFICE LOOK.Office Look atau yang biasanya dikenal dengan nama busana kerja biasanya digunakan untuk bekerja dan pemilihan busana harus diutamakan dari fungsi kenyamanan. Pemilihan busana kerja yang stylish dan formal akan memberikan kesan keanggunan sehingga lebih terlihat rapih. Fungsi busana kerja antara lain dapat memberikan kesan terhadap pemakai busana,menunjukkan suatu identitas atau ciri khas seseorang, dan mencegah seseorang menggenakan busana yang berlebihan. Berikut ini adalah beberapa inspirasi mix and match busana kerja wanita yang dapat kamu jadikan referensi. Kombinasi Basic terdiri dari Style wanita basic pada umumnya yaitu memadukan blazer, kemeja dan skirt.Style ini biasanya digunakan untuk wanita yang bekerja di kantor dengan karakter perusahaan yang dinamis dan casual. Pemilihan kemeja yang dapat dipilih diantara lain kemeja polos yang dapat dikombinasikan dengan blazer polos atau blazer bermotif sedangkan untuk kemeja bermotif kotak-kotak, garis atau bunga bisa dikombinasikan dengan blazer polos tanpa motif. Bertujuan agar membuat kesan busana yang kita gunakan tidak berlebihan dan nyaman untuk dipandang oleh atasan maupun karyawan lainnya. Kombinasi Casual dan Modern yaitu Style wanita kantor lainnya pada era modern yaitu seperti penggunaan dress simple dengan tambahan belt, selain itu memadukan penggunaan blouse dan celana jeans/ celana bahan bewarna gelap membuat efek cool bagi pemakai busana tersebut. Penggunaan kombinasi warna busana menjadi sangat penting agar kita tidak salah dalam memadukan warna. Untuk memadukan busana yang akan kita kenakan kita tidak harus selalu memilih warna yang senada dengan atasan atau bawahan busana yang akan kita pakai. Kombinasi warna gelap dan cerah dapat digunakan untuk busana kerja agar kita dapat terlihat lebih menarik. Penggunaan aksesoris juga harus diperhatikan, Aksesoris dapat digunakan ketika kita sedang menggunakan busana polos agar penampilan kita menjadi tidak monoton. Aksessoris yang dapat dipadukan yaitu seperti aksesoris kalung dan gelang dengan model batuan. Usahakan jangan menggunakan aksesoris terlalu banyak karena akan menimbulkan kesan berlebihan pada penampilan busana kita.

Read More

FASHION TIPS FOR WEEKEND

Hai Cotton Inch Lover, Kali ini kita akan mengulas tentang Fashion tips for weekends! Fashion tips for weekend ini mengenai dress for weekend. Dress yang bisa digunakan atau dijadikan inspirasi yaitu dress sederhana dengan berbagai motif seperti motif kotak-kotak, polkadots, color block, stripes, camouflag, floral, animal, dan lainnya. Model dan bahan yang digunakan harus mengutamakan kenyamanan pemakai busana karena tentunya pakaian harus disesuaikan dengan bentuk tubuh dan warna kulit pemakai busana tersebut. Beberapa contoh dress yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk dikenakan pada saat weekend seperti A-line, sheath dress, bodycon, shift dress, flounce dress. Dress yang memiliki belt sangat cocok digunakan, karena akan menunjukan lekuk tubuh seseorang. Menggunakan perpaduan outer dengan warna yang berbeda membuat tampilan menjadi lebih feminine. Kombinasikan aneka warna agar penampilan weekendmu terlihat menjadi lebih menarik dan tidak monoton. Kalian juga dapat mengkombinasikan dress yang kalian akan kenakan weekend nanti dengan flat shoes, pump shoes, sneakers, boots, kitten heels, espadrilles, mules, oxford, mocassin, loafers, dan lainnya. Happy weekend Cotton Inch Lovers!

Read More

HISTORY OF JUMPSUIT

Hi Cotton Inch lovers, Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang sejarah jumpsuit. Jumpsuit merupakan kombinasi atasan dan celana. Jumpsuit sudah ada sebelum tahun 80-an. Awal mula pakaian ini berasal dari pakaian olahraga yang digunakan oleh pemain dayung dan skydivers. Dengan bertujuan untuk memudahkan mereka untuk beraktifitas terutama saat melompat dari pesawat. Jumpsuit juga banyak digunakan untuk pekerjaan seperti bertani dan pekerjaan pertukangan. Pada tahun 1919 seorang seniman Italia bernama Thayat membuat jumpsuit dengan versi jumpsuit miliknya. Bertujuan untuk memudahkan seorang pekerja saat digunakan dalam bekerja dan mementang kelas borjuis sehingga target yang dituju adalah kelas pekerja. Namun hal ini malah menjadi bumerang tersendiri bagi Thayat karena jumpsuit miliknya lebih disukai oleh kaum borjuis daripada kaum kelas pekerja. Beberapa tahun kemudian seorang pasangan seniman asal Rusia bernama Alexander Rodchenko dan Varvara Stepanova mencoba membuat jumpsuit dengan tujuan yang sama dengan Thayat. Namun jumpsuit milik mereka gagal menjadi trend fesyen pada saat itu, Karena Rusia Soviet bukanlah negara pemimpin trend fesyen. Kemudian tahun 1930-an Elsa Schiaparelli membuat jumpsuit yang terinspirasi oleh perang dan mendapat rekasi positif. Kemudian jumpsuit buatan nya digunakan untuk pergi bekerja oleh wanita pada masa tersebut. Pada sekitar tahun 60-an sampai 70-an jumpsuit mulai diminati oleh beberapa desainer. Jumpsuit yang dirancang oleh desainer- desainer+ tersebut sangat diminati oleh beberapa artis seperti Elizabeth Taylor, Jackie Onassis, Audrey Hepburn dan Elvis Presley. Tahun 80-an jumpsuit dibuat dengan warna-warna yang lebih berani dan beragam model potongan. Sampai saat ini beberapa desainer masih memasukan desain jumpsuit dalam pembuatan koleksi rancangan busana mereka seperti Stella McCartney hingga Marc Jacobs. Di era modern ini jumpsuit sangat digemari oleh kaum muda, dikarenakan mudah digunakan dalam berbagai aktifitas dan membuat penampilan menjadi simple dan chic.

Read More

ALL ABOUT OVERALL

Hallo Cotton Inch lovers, Hari ini kita akan membahas tentang overall. Awal mula Overall yaitu berasal dari pakaian bekerja yang berasal dari bahan denim, konduroi, dan chino. Desain overall pada mulanya di buat sangat sederhana dengan tujuan untuk melindungi pakaian yang digunakan agar tidak rusak atau kotor pada saat sedang bekerja. Pakaian ini sudah mulai dikenakan oleh para budak pada tahun 1776. Overall pertama kali diproduksi secara massal dibuat oleh Levi Strauss dan Jacob Davis pada tahun 1890-an. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan pakaian ini adalah denim dengan memberikan variasi ikat pinggang atau kancing pada bagian depan pakaian tersebut. Sekitar 1930-an, beberapa penduduk Amerika mulai mengenakan overall seperti petani, penambang, penebang, dan pekerja kereta api . Pakaian ini sangat digemari oleh anak laki-laki dan dibuat dalam berbagai warna. Selama perang Dunia II, perempuan menggantikan para lelaki untuk bekerja di pabrik dikarenakan laki-laki pergi berperang. Pakaian longgar yang sempat menjadi trend dianggap berbahaya untuk mereka gunakan saat bekerja di pabrik, sehingga menyebabkan wanita mengadopsi pakaian kerja pria yaitu overall. Hal ini menimbulkan kontroversional, sehingga muncul lah gerakan feminis sampai sekitar tahun 1980-an overall banayak digunakan untuk bermain oleh anak laki-laki dan perempuan yang terbuat dari bahan denim. Pada abad ke 21 overall dirancang dengan model dan bahan yang berkualitas untuk menaikan pandangan tentang pakaian tersebut. Salah satu desainer seperti Stella McCartney pernah menampilkan koleksi ready to wear overall miliknya untuk wanita dan anak-anak. Di era modern pakaian ini menjadi primadona bagi wanita karena pakaian ini menjadi lebih praktis dan nyaman untuk digunakan terutama bagi wanita muslimah, karena pakaian overall ini terlihat casual dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh si pemakainya. Overall dibuat dengan berbagai bahan mulai dari bahan katun, chino, denim,linen,rayon dan bahan lainnya. Dengan menggabungkan teknik manipulasi kain dan warna yang lembut menjadi digemari sehingga membuat overall menjadi daya tarik lebih pada masa sekarang.

Read More

CHIC DRESS

Hai Girls, Kali ini kita akan membahas tentang pengertian Chic Dress Chic berasal dari bahasa Prancis yaitu Chique. Arti kata Chic sendiri adalah menjadi stylish tanpa perlu menjadi budak fesyen. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata chic yaitu berarti (kata sifat) artinya  elok, cantik, (bergaya) jelita. Pada dasarnya chic menggambarkan seseorang yang modis, tetapi mereka tidak harus selalu memakai busana yang selalu sedang trend. Bagi seseorang yang menyukai tampilan chic mereka dapat menyesuaikan busana yang mereka gunakan agar terlihat baik untuk dikenakannya. Mereka juga selalu mengembangkan gayanya menjadi modern, menyenangkan dan menarik. Fesyen chic selalu berhubungan dengan sisi feminine dan playfull dengan berani untuk mengekspresikan dirinya tanpa perlu menjadi budak fesyen. Dress merupakan baju atau busana terusan yang terdiri dari atasan dan bawahan yang dibuat menyatu. Dress sudah banyak digunakan pada jaman dahulu dengan berbagai model dan terdiri dari berbagai ukuran panjang yaitu seperti mini dress, midi dress, dan long dress. Jadi pengertian Chic Dress sendiri adalah sebuah dress yang dapat digunakan atau dipadukan dengan berbagai aksesoris tambahan lainnya. Dengan adanya perpaduan busana tersebut akan menghasilkan gaya yang lebih menarik, menyenangkan dan terlihat lebih modern. Dengan kata lain tips agar kita dapat membuat tampilan chic kita sendiri yaitu dengan menjaga penampilan agar selalu terlihat stylish, kekinian dan harus mementingkan kenyaman saat memilih busana yang tepat agar dapat kamu mix and match. Untuk tampilan Chic Dress dapat dipadukan dengan outer seperti cardigan, cape,jacket,blazer dan rompi.

Read More